Dua Anak Tewas Diduga Dicekik Ayah Kandung di Samarinda, Nenek dan Istri Luka Parah

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/ istimewa

Foto/ istimewa

lintasborneo.co.id, Samarinda – Peristiwa memilukan mengguncang warga Jalan Rimbawan 1, Gang Bakri 1, RT 33, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda. Dua balita tewas diduga setelah dicekik oleh ayah kandungnya sendiri, Jumat (25/7/2025) sore.

Kedua korban masing-masing berusia sekitar 3 dan 2 tahun. Mereka sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hermina, namun nyawa keduanya tidak tertolong. Tak hanya itu, sang ayah juga dilaporkan melukai istrinya dan sang ibu yang berusia sekitar 75 tahun. Keduanya kini dirawat intensif di rumah sakit akibat luka serius yang diderita.

Baca Juga :  Masalah Banjir Belum Teratasi,DPRD Samarinda Akan Panggil Dinas PUPR Untuk Evaluasi

Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Made Anya Dharma mengatakan, pelaku telah diamankan dan saat ini dalam proses pemeriksaan mendalam. “Kami akan membawa pelaku ke RSJ Atma Husada Mahakam untuk observasi kejiwaan. Itu prosedur awal sebelum masuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya kepada awak media.

Dari keterangan sementara, aksi kekerasan itu terjadi setelah waktu salat Ashar. Warga sekitar mengaku terkejut dan tidak menyangka tragedi ini terjadi di lingkungan mereka.

Baca Juga :  Tom Lembong Divonis 4,5 Tahun Penjara, Meski Tak Terbukti Korupsi

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan berencana melakukan autopsi terhadap jasad kedua balita untuk memastikan penyebab kematian secara medis.

“Kita masih dalami motifnya, termasuk latar belakang psikologis pelaku. Sementara indikasi kuat korban dicekik oleh pelaku,” tambah Kompol Made.

Hingga kini, suasana di lokasi kejadian masih mencekam. Aparat kepolisian juga telah meminta keterangan sejumlah saksi guna memperkuat proses penyelidikan.

Penulis : Warta

Editor : Tim redaksi lintas borneo

Sumber Berita : Sapos.id

Berita Terkait

MUSYAWARAH BESAR LUAR BIASA IKAFT UNTAG SAMARINDA DIGELAR 23 MEI 2026
Andi Saharuddin Maju dalam Bursa Ketua KKSS Kaltim, Tunjuk Habil Ngewa Pimpin Tim Pemenangan
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Kalimantan Timur Hari Ini
Beras Merek Mawar Sejati dan Rambutan Premium Dinyatakan Oplosan oleh Polda Kaltim
Gubernur Kalsel Lantik Anak Sendiri Jadi Komisaris Bank Kalsel, Kritik Nepotisme Menguat
Fenomena 20 Guru PPPK di Blitar Gugat Cerai Suami, Didominasi Masalah Ekonomi 
Tom Lembong Divonis 4,5 Tahun Penjara, Meski Tak Terbukti Korupsi
ICW Curiga, Pakar Geram: Ada Apa di Balik IKN?
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:16 WIB

MUSYAWARAH BESAR LUAR BIASA IKAFT UNTAG SAMARINDA DIGELAR 23 MEI 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 11:25 WIB

Andi Saharuddin Maju dalam Bursa Ketua KKSS Kaltim, Tunjuk Habil Ngewa Pimpin Tim Pemenangan

Jumat, 24 April 2026 - 17:45 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Kalimantan Timur Hari Ini

Senin, 28 Juli 2025 - 08:23 WIB

Beras Merek Mawar Sejati dan Rambutan Premium Dinyatakan Oplosan oleh Polda Kaltim

Sabtu, 26 Juli 2025 - 12:34 WIB

Dua Anak Tewas Diduga Dicekik Ayah Kandung di Samarinda, Nenek dan Istri Luka Parah

Berita Terbaru