Beras Merek Mawar Sejati dan Rambutan Premium Dinyatakan Oplosan oleh Polda Kaltim

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa/ilustrasi beras/detikcom

Istimewa/ilustrasi beras/detikcom

LINTASBORNEO.CO.ID, Balikpapan —

Satgas Pangan Polda Kalimantan Timur (Kaltim) mengungkap praktik distribusi beras premium oplosan di Kota Balikpapan. Dua merek yang teridentifikasi—Mawar Sejati Premium dan Rambutan Premium—ternyata tidak sesuai dengan mutu yang tercantum pada label kemasan.

Temuan ini berdasarkan hasil uji laboratorium resmi dan penyelidikan kepolisian.
Penyidik menyita total sekitar 800 karung beras kemasan 5 kg, dengan rincian 300 karung merek Rambutan Premium dan 500 karung Mawar Sejati Premium, yang sebagian di antaranya berasal dari gudang di Balikpapan Selatan.

Baca Juga :  Manuver Sunyi SK Khairunnisa: Jalan Damai Menuju Musda KNPI Kaltim?

Setiap sampel diuji dan dinyatakan kualitasnya di bawah standar label premium: Rambutan masuk kategori sub-medium, sedangkan Mawar Sejati di bawah standar medium.
Dalam rilis resmi, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto dan Dirreskrimsus Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas menyampaikan bahwa kasus ini bermula dari laporan konsumen pada 4 Juli 2025.

Baca Juga :  PT. Telen kebanjiran, begini reaksi politisi dari PKB.

Setelah penyelidikan pada 19 Juli, barang bukti diamankan dan kasus naik ke ranah hukum berdasarkan UU Perlindungan Konsumen.
Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas pangan masyarakat dan meminta pelaku usaha serta distributor untuk mematuhi regulasi.

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Kalimantan Timur Hari Ini
Dua Anak Tewas Diduga Dicekik Ayah Kandung di Samarinda, Nenek dan Istri Luka Parah
Gubernur Kalsel Lantik Anak Sendiri Jadi Komisaris Bank Kalsel, Kritik Nepotisme Menguat
Fenomena 20 Guru PPPK di Blitar Gugat Cerai Suami, Didominasi Masalah Ekonomi 
Tom Lembong Divonis 4,5 Tahun Penjara, Meski Tak Terbukti Korupsi
ICW Curiga, Pakar Geram: Ada Apa di Balik IKN?
3 Tewas di Pesta Anak Dedi Mulyadi, Rakyat Tak Sekaya Tuan Rumah
Sindiran Cak Imin untuk HMI: Sekarang Era Post-Truth, Fakta Sudah Tak Penting Lagi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 17:45 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Kalimantan Timur Hari Ini

Senin, 28 Juli 2025 - 08:23 WIB

Beras Merek Mawar Sejati dan Rambutan Premium Dinyatakan Oplosan oleh Polda Kaltim

Sabtu, 26 Juli 2025 - 12:34 WIB

Dua Anak Tewas Diduga Dicekik Ayah Kandung di Samarinda, Nenek dan Istri Luka Parah

Kamis, 24 Juli 2025 - 07:08 WIB

Fenomena 20 Guru PPPK di Blitar Gugat Cerai Suami, Didominasi Masalah Ekonomi 

Kamis, 24 Juli 2025 - 06:55 WIB

Tom Lembong Divonis 4,5 Tahun Penjara, Meski Tak Terbukti Korupsi

Berita Terbaru