lintasborneo.co.id, Samarinda – Peristiwa memilukan mengguncang warga Jalan Rimbawan 1, Gang Bakri 1, RT 33, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda. Dua balita tewas diduga setelah dicekik oleh ayah kandungnya sendiri, Jumat (25/7/2025) sore.
Kedua korban masing-masing berusia sekitar 3 dan 2 tahun. Mereka sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hermina, namun nyawa keduanya tidak tertolong. Tak hanya itu, sang ayah juga dilaporkan melukai istrinya dan sang ibu yang berusia sekitar 75 tahun. Keduanya kini dirawat intensif di rumah sakit akibat luka serius yang diderita.
Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Made Anya Dharma mengatakan, pelaku telah diamankan dan saat ini dalam proses pemeriksaan mendalam. “Kami akan membawa pelaku ke RSJ Atma Husada Mahakam untuk observasi kejiwaan. Itu prosedur awal sebelum masuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya kepada awak media.
Dari keterangan sementara, aksi kekerasan itu terjadi setelah waktu salat Ashar. Warga sekitar mengaku terkejut dan tidak menyangka tragedi ini terjadi di lingkungan mereka.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan berencana melakukan autopsi terhadap jasad kedua balita untuk memastikan penyebab kematian secara medis.
“Kita masih dalami motifnya, termasuk latar belakang psikologis pelaku. Sementara indikasi kuat korban dicekik oleh pelaku,” tambah Kompol Made.
Hingga kini, suasana di lokasi kejadian masih mencekam. Aparat kepolisian juga telah meminta keterangan sejumlah saksi guna memperkuat proses penyelidikan.
Penulis : Warta
Editor : Tim redaksi lintas borneo
Sumber Berita : Sapos.id






