Lintasborneo.co.id-SENDAWAR, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menerima kedatangan enam guru muda dari program Guru Muda Garda Depan (GMGD) Angkatan VI untuk bertugas di sekolah-sekolah pedalaman.
Mereka resmi diserahkan oleh Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA–MDR) pada Selasa, 15 Juli 2025, di Aula Diklat Kantor Bupati Kubar.
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyambut langsung penugasan ini dan memberikan motivasi kepada para guru muda.
Ia menyebut mereka sebagai “inspirator perubahan” bagi daerah-daerah pelosok yang selama ini masih kekurangan tenaga pendidik.
“Hadirlah sebagai pelita. Dorong mereka untuk bermimpi, mau belajar, dan berjuang meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Bupati Edwin, dikutip dari Kaltim Post.
Keenam guru ini akan bertugas di beberapa sekolah yang tersebar di Kecamatan Damai, Bentian Besar, dan Jengan Danum. Berikut penempatannya:
Febi Suriyah – SMPN 2 Jengan Danum
Rabiatul Munawaroh – SMPN 1 & SDN 1 Damai
Retno Dwi Rahmadani – Kecamatan Damai
Titi Riswati Ningrum – SDN 5 & SDN 6 Damai
Moris David Ukuna dan Syahrul Fuadi – SDN 1 & SDN 2 Bentian
Program GMGD merupakan bagian dari inisiatif Semangat Indonesia Cerdas milik YPA–MDR yang berupaya meningkatkan kualitas sekolah binaan di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Ketua YPA–MDR Gunawan Salim menuturkan, “Kami hadir tidak hanya membawa guru, tapi juga semangat kolaborasi dan peningkatan mutu pendidikan di wilayah terpencil.”
Penulis : AGP
Editor : Tim Redaktur
Sumber Berita : Kaltimpos






