LintasBorneo, Samarinda— Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memacu pembangunan jalan penghubung antara Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Proyek strategis ini kini telah mencapai progres fisik sebesar 40 persen. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada tahun 2025 mendatang.
Jalan penghubung ini dirancang untuk membuka akses darat menuju Mahakam Ulu, kabupaten yang selama ini masih bergantung pada jalur transportasi sungai dan udara. Dalam laporan yang disampaikan Nomor Satu Kaltim, pembangunan jalan yang dimulai sejak 2022 ini menjadi prioritas karena menyangkut pemerataan pembangunan dan konektivitas wilayah perbatasan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kalimantan Timur, Ir. Aji Muhammad Fitra Firnanda ST, MT, menjelaskan bahwa jalan yang tengah dikerjakan tersebut membentang dari Kecamatan Bongan di Kutai Barat hingga Kecamatan Long Hubung di Mahakam Ulu. Dari total panjang sekitar 151 kilometer, sekitar 60 kilometer telah dibuka dan dilakukan pengerasan.
“Pekerjaan terus berjalan sesuai tahapan. Saat ini sudah mencapai 40 persen dan masih terus kami kebut,” ujar Fitra Firnanda seperti dikutip dari Nomor Satu Kaltim.
Ia menambahkan, tantangan terbesar dalam pembangunan jalan ini adalah kondisi geografis yang ekstrem, serta keterbatasan akses material dan alat berat. Meski demikian, pemerintah tetap berkomitmen menyelesaikan proyek ini tepat waktu.
Sementara itu, anggaran pembangunan jalan penghubung ini berasal dari APBD Provinsi Kaltim dengan skema multiyears contract (MYC) hingga 2025.
Proyek ini tidak hanya menjadi tulang punggung konektivitas antarwilayah, tetapi juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, mempercepat distribusi logistik, dan membuka peluang investasi baru di Mahakam Ulu.
Dengan rampungnya proyek ini, Mahakam Ulu yang sebelumnya terisolasi secara darat, diproyeksikan akan lebih mudah dijangkau, serta memiliki peluang lebih besar dalam pengembangan sektor pariwisata, kehutanan, dan pertanian berbasis masyarakat.
Sumber Berita : Nomor Satu Kaltim






