Samarinda – LintasBorneo.co.id Pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur akan memprioritaskan perbaikan jalan nasional di wilayah pedalaman Kaltim. Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menjadi salah satu fokus utama dalam proyek tersebut karena tingkat kerusakan infrastruktur jalan yang dinilai paling parah.
Perbaikan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2027 dengan total anggaran lebih dari Rp 900 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk tiga kabupaten, yakni Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Barat (Kubar), dan Mahakam Ulu (Mahulu).
Dikutip dari Detik.com, Kepala BBPJN Kaltim, Hendro Satrio, menyebut Kutai Barat mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 425,2 miliar, menjadikannya penerima terbesar kedua setelah Mahakam Ulu. Perbaikan infrastruktur di Kubar akan mencakup dua paket pekerjaan dengan total panjang 37,31 kilometer, melalui skema kontrak tahun jamak (MYC) mulai 2025 hingga 2027.
Salah satu ruas prioritas yang akan ditangani adalah titik longsor di jalur Simpang Blusuh – Batas Kalimantan Tengah, yang selama ini menjadi kendala utama distribusi logistik dan mobilitas warga.
Sementara itu, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyatakan komitmennya terhadap percepatan pembangunan infrastruktur saat melakukan pertemuan dengan Menteri PUPR di Jakarta. Jalur strategis penghubung Kukar–Kubar dan Kubar–Mahulu disebut menjadi prioritas utama, terutama pasca bencana longsor yang sempat melumpuhkan akses antarwilayah.
Penulis : AGP
Editor : Redaktur
Sumber Berita : Inst/melaketam






