Progres Jalan Penghubung Kutai Barat–Mahakam Ulu Capai 40 Persen, Pemprov Kaltim Targetkan Rampung 2025

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025 - 02:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa:ist/Pemprovkaltim

Istimewa:ist/Pemprovkaltim

LintasBorneo, Samarinda— Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memacu pembangunan jalan penghubung antara Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Proyek strategis ini kini telah mencapai progres fisik sebesar 40 persen. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada tahun 2025 mendatang.

Jalan penghubung ini dirancang untuk membuka akses darat menuju Mahakam Ulu, kabupaten yang selama ini masih bergantung pada jalur transportasi sungai dan udara. Dalam laporan yang disampaikan Nomor Satu Kaltim, pembangunan jalan yang dimulai sejak 2022 ini menjadi prioritas karena menyangkut pemerataan pembangunan dan konektivitas wilayah perbatasan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kalimantan Timur, Ir. Aji Muhammad Fitra Firnanda ST, MT, menjelaskan bahwa jalan yang tengah dikerjakan tersebut membentang dari Kecamatan Bongan di Kutai Barat hingga Kecamatan Long Hubung di Mahakam Ulu. Dari total panjang sekitar 151 kilometer, sekitar 60 kilometer telah dibuka dan dilakukan pengerasan.

Baca Juga :  Solar Subsidi langka dikalangan Nelayan, Ketua HMI Cab. Samarinda Siap Ambil Sikap

“Pekerjaan terus berjalan sesuai tahapan. Saat ini sudah mencapai 40 persen dan masih terus kami kebut,” ujar Fitra Firnanda seperti dikutip dari Nomor Satu Kaltim.

Ia menambahkan, tantangan terbesar dalam pembangunan jalan ini adalah kondisi geografis yang ekstrem, serta keterbatasan akses material dan alat berat. Meski demikian, pemerintah tetap berkomitmen menyelesaikan proyek ini tepat waktu.

Baca Juga :  PDIP Resmi Berikan Dukungan Isran - Hadi, Pasangan Rudy Mas'ud - Seno Aji Gagal Lawan Kotak Kosong

Sementara itu, anggaran pembangunan jalan penghubung ini berasal dari APBD Provinsi Kaltim dengan skema multiyears contract (MYC) hingga 2025.

Proyek ini tidak hanya menjadi tulang punggung konektivitas antarwilayah, tetapi juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, mempercepat distribusi logistik, dan membuka peluang investasi baru di Mahakam Ulu.

Dengan rampungnya proyek ini, Mahakam Ulu yang sebelumnya terisolasi secara darat, diproyeksikan akan lebih mudah dijangkau, serta memiliki peluang lebih besar dalam pengembangan sektor pariwisata, kehutanan, dan pertanian berbasis masyarakat.

Sumber Berita : Nomor Satu Kaltim

Berita Terkait

MUSYAWARAH BESAR LUAR BIASA IKAFT UNTAG SAMARINDA DIGELAR 23 MEI 2026
Andi Saharuddin Maju dalam Bursa Ketua KKSS Kaltim, Tunjuk Habil Ngewa Pimpin Tim Pemenangan
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Kalimantan Timur Hari Ini
Enam Guru Muda Ditugaskan Mengajar di Pedalaman Kutai Barat
Manuver Sunyi SK Khairunnisa: Jalan Damai Menuju Musda KNPI Kaltim?
Produksi Batu Bara Kaltim Tetap Stabil Meski Ekspor Anjlok
Geliat Tersembunyi di IKN: Pembangunan Tetap Jalan Meski Sorotan Publik Meredup
Kutai Barat Jadi Prioritas Perbaikan Jalan Nasional di Kaltim, Anggaran Capai Rp 425 Miliar
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:16 WIB

MUSYAWARAH BESAR LUAR BIASA IKAFT UNTAG SAMARINDA DIGELAR 23 MEI 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 11:25 WIB

Andi Saharuddin Maju dalam Bursa Ketua KKSS Kaltim, Tunjuk Habil Ngewa Pimpin Tim Pemenangan

Jumat, 24 April 2026 - 17:45 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Kalimantan Timur Hari Ini

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:05 WIB

Enam Guru Muda Ditugaskan Mengajar di Pedalaman Kutai Barat

Rabu, 16 Juli 2025 - 19:38 WIB

Manuver Sunyi SK Khairunnisa: Jalan Damai Menuju Musda KNPI Kaltim?

Berita Terbaru